harus masuk semua sayang…” timpalnya kembali ia berusaha memasukan batang kemaluanku ke dalam mulutnya. tidak apa kok Bu..” ucapku sekenanya. Bokepindo “Saayyaaangg… Iiibuu… juugaa sampaii ssaayyaanngg kitaa saaammaaa saajaa… ooohhmm…”
Tubuhku merasakan tegang dan kaku, begitupun Bu Lia yang orgasme yang kesekian kalinya, dan…
“Crreeettt… ccrrot… seerr…”
Air
maniku dan air mani Bu Lia keluar bersamaan, kemaluanku sampai ke dasar
rahim Bu Lia. Kulitnya putih bersih dan kelihatan mulus sekali, tingginya
sekitar 165 cm, bodinya bagus banget, orang bilang seperti gitar
Spanyol, lingkar pantatnya bulat, pinggangnya ramping dengan buah dada
yang ranum berukuran, setelah kejadian tersebut kuketahui 36B, pokoknya
“tokcer” dech. Dalam hatiku berkata, makanya jangan melirik
yang tidak-tidak dong. heee…). “Karena
itulah Ibu minta tolong sama kamu, kamu dapat nilai A untuk ujian ini,
jadi Ibu pikir kamu sanggup membantu Ibu,” pintanya dengan sedikit nada
memohon. Sebut
saja nama dosenku Amelia, orangnya lumayan cantik, umurnya berkisar 43
tahun. “Ndraaa… benamkan yang dalam…”
Tanpa ampun aku menusuknya dengan sangat sehingga terasa olehku pangkal rahimnya.